Minggu, 24 Agustus 2008

Sejauh kumemandang hanya bentaran tanah luas berazaskan makna kering
Berpijak dan melangkah kecil dalam titian langkah_koe
Di ujung seakan kumelihat secercah luapan air menyajikan harapan
Langit pun seakan menyatu dengan bumi_koe berpijak

Dunia memberikan sebuah ruang tanpa batas tuk tak bisa dipahami
Dengan bukan sebuah tapi seribu misteri yang tak terukur
Padahal dengan ketidaksempurnaannya terkadang kami lupa
Lupa bahwa kami makhluk yang mempunyai takdir

Lupa kami adalah kami lupa bahwa kami makhluk yang sempurna
Namun tak pernah meluangkan lagi waktu tuk kembali
Kembali dalam kodrati yang hakiki saat kami dilahirkan
Dunia yang "kosong" ini membuat kami cacat

Biarkanlah langkah ini Kau tuntun yaa Allah
Ku selalu bersujud dalam balutan ikhtiar dan mencoba tawakal
Hingga saat menutup mata dan berakhirnya helaan nafas
Karena sesungguhnya kau Yang Maha Berkehendak

Terima Kasih tuk dunia_Moe yang "bermakna hidup"

Tidak ada komentar: