Minggu, 17 Agustus 2008

"empty space to understand"


Tempatku berpijak sekejap menjadi sirna

Kumelayang dalam sebuah ruang tanpa batas

Hitam pekat tanpa cahaya

Kumencoba merengkuh pegangan

Namun tak ada sebuah dahan pun yang dapat kurengkuh

Ku terus melayang ke bawah

Kepejamkan mata dan berharap

Aku berharap segera mencapai dasarnya

Tapi tak kunjung pula aku terjerembab

Ku masih berada dalam ruang kosong

Hembusan angin menderu memekakan telingaku

Dinginnya hembusan melemahkan semua logikaku

Tanpa sadar kumenangis

Ternyata aku begitu takut

Ternyata aku begitu lemah

Ya Allah,,,

Berikan aku dasar dari perjalanan ini

Tidak ada komentar: