Life Always Learn Isn't It??
Apa yang menyeruak di balik sebuah rasa (apa pun bentuknya) mencoba menemukannya dalam sebuah imaji tertulis, dan biarkan seribu persepsi hadir akan maknanya. Karena aku tak butuh "kepastian", aku cuma ingin "percaya" dan "tumbuh"

Prasasti Tak Berjudul

By tjheecheese
Bukan lagi sesuatu hal yang pantas tuk diperdendangkan
Artinya hanya melewati masa demi masa meninggalkan goresan abadi
Selamat tuk norma kehidupan yang menghantarkan nilai kehormatan
Pemenuhan tentang arti surga dan letaknya di dunia begitu sempurna
Udara diseliling berderik retak terlihat membuka dunia baru
Keheningan berteriak memekakkan nurani yang tak mampu mengatasi waktu
Indera suara terkulai lemah mengucapkan kelu kesah
Dan kerendahan hati mengukir semua dalam syukur dan doa

Dalam lambat laun aliran air, bak sehelai daun begitu ikhlas dituntunkan
Bersama lapuknya kamboja di pekarangan
Rerumputan subur meninggi yang tak sempat terpotong
Kicau perkutut yang mulai parau dalam sangkar lusuh
Menikmati setiap hela nafas yang menjadi bagian pribadi lama

Setelah tetes kopi terakhir dalam cangkir
Diikuti denting cangkir dengan alasnya yang dilingkari sisa kopi
Melangkah perlahan menuju peristirahatan
Peristirahatan yang meninggalkan semua di belakang
Peristirahatan yang ditandai dengan "prasasti tak berjudul"








 

"puzzle bintang"

By tjheecheese
Dalam 4 kali bulan mengelilingi bumi tempat kita berpijak
Terima kasih tuk menambahkan kebijaksanaan
Masjid agung karawang tempat singgah di kala kumadang maghrib
Sajadah yang menemani aku mjd "imam" (non mukhrim) tuk pertama kali
(Alhamdulillah dan terima kasih tuk kesempatannya)
Tuk pizza hut yang aneh karena ada di kota kecil ini
Time zone yang menyajikan "pemukul" penghantar kesal
Zone 2000 dengan lempar bolanya dan bonuznya tuk pertama dalam seumur hidup
(btw : mw diapain tuch ticket2)
Halte karaba, sang hujan,
dan bus bogor yang tak kunjung sampai (fiuh,,,,)
Alfa serta pulpy orange (knp bulirnya tambah dikit ya?)
Makanan laut yang membuatku begitu senang melihatnya
Ice cream yang menakjubkan kala memberikan senyum
Satelit di atas sana yang menyambungkan sinyal kita
(thank's u/ teknologi informasi,,, awesome)
Sofa depan tv tempat terbitnya bintang di langitku
Trans pakuan, boquare, ipb, ipb restaurant (tak tau namanya), perpus, sobat bintang (Tia, Erwin, Teh Dian, Ibu)
Tolong jaga bintang dan harapannya di sana ya,,,
Udara dan dingin jaga kesehatan bintang, jangan bikin bintang sesak nafas lagi ya,,,
Jalanan menuju cikampek yang menakjubkan (lubang, macet, dan truck)
"bad things" yang menjadikan ketidaksempurnaan
Multiply; Pelukis Mimpi yang mengijinkan keajaiban singgah
Semoga keajaiban itu khan merangkai naskahnya dalam keabadian atas ijin Allah


_tjheecheese_







 

"wide sky without a star"

By tjheecheese
Before i can wake up to face my fate

My lostrous took after my dream surrounding droughty grass
Against the time to faught with my hope
Imagine cloud and sky in the night grasp their hand wish for the star
Praying with modesty hope the wisdom can drop in just for a while

But world keep in silence override to give explanation
Found reality that this is just about self hope

Loop in same meaning and 'cause
Finally i justified in unperfect condition of thinking
Turn my opinion in to different ways about respect
Realize that they are never win over their fearness
Heavenly destiny choose to place me into the other side

Turn one's head and my past waving there
Remain that i impair in these place
Turn back my head, drooped, with lowlines of heart
Say "Alhamdulillah" and "Thank's for time"

Then i must wake up and smile
I will waiting for a "real star"

_tjheecheese_
 

'jalan pulang ke balik harapan'

By tjheecheese
Di arah barat warna jingga mengesankan bagi kejenuhanku
Dari balik penutup wajahku hela nafas begitu lepas terasa
Dengung pergerakan di sekitarku seakan tak dipedulikan
Kulai lelah menyatu dalam bentuk rencana yang tak pasti
Tapi ku senang membiarkannya begitu saja
Dorongan nuraniku berkata pada jiwaku
'tersenyumlah,,,,, :)
'tertawalah kecil,,,, :)
Bebaskan dirimu hadapi harapanmu
Jangan takut untuk bermimpi
Menghapus batas yang mungkin tak terlihat tapi terasa
Jangan biarkan kemarahan menjadi hal yang mendasari
Bergeraklah dengan kebijaksanaan mengungkap rahasia
Saat warna jingga itu singgah di sisi lain dunia
Saat itu pula ku harus singgah di dunia keakuanku lagi
Semoga 'keakuan' mau menunjukkan kerendahan hati

_tjheecheese_
 

By tjheecheese
Terpampang pemandangan dalam tiap kedip indera lihatku,,,
Sekelompok bidadari kecil menarikan tarian "swan lake"
_kedip_
Sekelompok gadis kecil main congklak di tanah berpagarkan sampah
_kedip_
Tarian swan lake diiringi dentingan piano merdu di sudut ruang
_kedip_
Permainan congklak yang diiringi teriakan orang dewasa yang ingin menyudahi permainan mereka
_kedip_
Disajikan di panggung bermandikan cahya warna warni menyala bergantian
_kedip_
Diterangi cahaya matahari yang langsung menyengat kulit lusuh mereka
_kedip_
Tarian swan lake diakhiri dengan suara riuh tepuk tangan para orang tua mereka yang berbusana menakjubkan
_kedip_
Permainan congklak harus diakhiri oleh gemuruh langit yang diiringi gerimis, mengharuskan panggung tanah itu ditinggalkan menuju gubuk papan mereka

Di akhirnya aku memilih tak berkedip
Aku memejamkan mata
"bukan kontradiktif ironis yang kurasakan"
 

_lonceng yang tak berdenting_

By tjheecheese
Pernah ku terduduk dalam pikiran tuk melihat sisi kehidupan dari bukan duniaku. Mencoba melihat dari mata yang "jauh berbeda" dengan apa yang kumiliki. Aku ingin belajar bagaimana mereka hidup, dan selanjutnya mencoba kubenturkan dengan apa yang ada dalam otakku selama ini.
1. Aku mencoba melihat 'seorang tukang bakso'
Apa yang mereka pikirkan saat bangun pagi?
--> apa hanya ke pasar dan menggiling daging? mandi? mengantar anaknya sekolah? dan memberikan mereka uang saku?
Apa yang mereka pikirkan saat siang hari?
--> apa hanya mengaduk kuah, dan mengkukus bakso? melihat istrinya yang mencoba tersenyum dengan keikhlasan?
Apa yang mereka pikirkan saat berpamitan berangkat berjualan?
--> doa dan senyuman keluarga yang menyertai? atau ketakutan akan harapan yang disandarkan pada dirinya?
Apa yang mereka pikirkan saat mendorong gerobak baksonya?
--> jalanan yang mereka pilih, berapa orang yang akan beli baksonya? cuaca?
Apa yang mereka pikirkan saat malam hari?
--> apa mereka benar2 bodoh hingga terlarut dalam siaran televisi? atau mereka benar2 akan terdistorsi lingkungan sosial?
Bagaimana dan apa yang mereka panjatkan saat berdoa?
--> mendefinisikan kebahagian mereka?
Apa yang menjadi 'mimpi besar' mereka?
--> masihkan mereka punya? dan bagaimana mereka bersyukur?
Apa yang paling mereka keluhkan tentang hidup?
--> apa hanya harga minyak/LPG? harga daging? beras?
Apa mereka termasuk didefinisikan sebagai "orang baik"?
--> jadi mikir mereka rajin ibadah nggak ya? atau doyan mabuk dan judi? trus hal paling buruk apa yang pernah mereka lakukan?
Trus bagaimana orang lain melihat mereka ya?
--> apa mereka peduli?
Apa yang mereka jalani selama ini membentuk mereka menjadi orang yang seperti apa ya?
......
......

2. Aku mencoba melihat seorang sopir truck "container"
Jam kehidupan mereka seperti apa ya?
--> pasti kacau ya? jarang banget khan mereka bangun jam 5, sholat, mandi, kerja, pulang sore, trus nonton tv, tidur dan bermimpi,,,,
Apa yang mereka pikirkan saat tiduran di singgasana mereka di belakang kemudi?
--> apa hanya gigi brp yg mereka pilih? Lewat jalan mana yang nggak macet? menghindari polisi? atau antrian di pelabuhan?
Sebesar apa mereka merindukan tempat tidur normal?
--> nggak usah ditanyakan,,,,
Apa yang jadi harapan mereka?
--> mungkin bisa keluar dari rutinitas yang tak sewajarnya? atau mereka meyerah karena kebutuhan?
Bagaimana anak mereka bercerita tentang ayahnya yang jarang mereka temui?
--> semoga anaknya "bangga", karena mereka juga seorang pejuang khan?
Bagaimana wajah istrinya saat menyambut suaminya datang?
--> apa senyum yang indah? apa hanya menunggu datangnya duit krn beras sudah menipis?
Apa mereka sempat sholat saat mereka dikejar jadwal pengiriman dan dihadang kemacetan?
--> waduh,,,, Allah Maha Adil khan?
....
....
(dsb)

3. Penjual gorengan di deket rumah kontrakan

4. Peminta-minta yang mengedarkan kertas bertandatangan dan berstempel panti asuhan

5. Pengamen, asongan, dan tukang sulap di bis kota Jakarta-Karawang

6. Operator_ku di pabrik

7. Seorang Cina penjual spare part (maaf,,, bukan bermaksud mempermasalahkan ras, hanya mencoba melihat dari perbedaan)

8. (dsb.....)

Selanjutnya aku akan mendefinisikan "apa yang kurasa? dan bagaimana seharusnya aku bersikap?"
Semoga Allah tak akan lelah tuk selalu menunjukkan kebesaran_Nya

Amien,,,,
 

_aku tak terus jatuh_

By tjheecheese
Selintas ruang aku memang terjatuh
Semua warna dalam rangkaian kata
Membentuk lukisan keterpurukanku
Tapi 'cicis' hanya mencoba menghargai
Bukan berarti aku terus terjun bebas
Alhamdulillah aku juga belajar kok
Aku jadi lebih ingin memahami
Tentang tatanan duniawi
Tentang tatanan surgawi
Dan bagaimana aku di sana
Allah juga Sang Maha Memahami kok,,,,
Jadi perjalanan ini tak akan berhenti
Sakit atau apalah itu namanya adalah cara
Cara Dia begitu memperhatikan
Thank's My Lord